Acuan Silsilah dan batas Wilayah Adat

Tambo Sebagai Acuan Sejarah, Silsilah, dan batas Wilayah Adat

TAMBO dikenal di masyarakat Melayu, termasuk di Lampung sebagai catatan penting generasi muda mengenal nenek moyangnya. Tambo menjadi khazanah masyarakat adat di sebuah wilayah yang juga menerangkan silsilah dari keluarga raja-raja di wilayah itu.
Isi dari tambo tidak hanya silsilah raja-raja, namun juga ada unsur pendidikan dan cerita kejadian di masa lampau. Tambo berisi ceita kejadian di masyarakat, kejadian alam, dan fenomena lainnya, seperti babad jika di masyarakat Jawa dan Sunda. Tambo juga ada yang berisi catatan ilmu fikih yang kadang orang menyebut tambo sebagai belajakh sembahyang. Ada juga berisis catatan tentang batas wilayah dan disebut tambo adalah batas.
“Di Sekala Brak juga dinamakan tambo, dan di Kepaksian Pernong masih tersimpan baik.
Menurut, tambo memang banyak berisi tentang hikayat atau cerita kejadian yang ditulis nenek moyang. Namun tambo yang ada di lamban gedung Kepaksian Pernong juga berisi silsilah dan batas wilayah adat selain sejarah. “Tambo yang berisi silsilah dan batas wilayah adat itu biasanya dimiliki keluarga raja.”
Sekedar diketahui, tambo Kepaksian Pernong ditulis dengan dua jenis aksara, yakni kasara Arab dan khat (aksara Lampung). Tambo terbuat dari kulit kayu itu, serta kertas kuno, masih dapat dibacakan huruf yang tertulis dalam aksara Arab yakni tentang ilmu fikih. Kemudian ada juga bagian yang tertulis dalam aksara Khat.
Salah satu tulisan dari tambo milik Kepaksian Pernong itu ‘Mulai jak hematang sulang ngadapokko atakhan tebak khagoh tukhun doh han tanjung cina ngebelah muakha ngapudapok tebbu tegantung way limau’
Pun menceritakan, pada mulanya tambo di Sekala Bkhak hanya satu yakni milik Paksipak Sekala Bkhak. Namun tambo Sekala Bkhak terbakar saat kedatangan Belanda yang membakar tempat penyimpanan tambo itu. Kemudian, dibagilah wilayah antara ke empat kepaksian yang ada yakni Kepaksian Bejalan Di Way, Pernong, Belunguh, dan Nyerupa. “Dan masing-masing kepaksian memiliki tambo tersendiri yang berisi sejarah, silsilah, dan batas wilayahnya.”
Barulah kemudian, oleh Belanda dibentuk marga-marga di seluruh wilayah Sekala Bkhak. Sehingga kemudian ada juga yang menulis tentang wilayah dan silsilah marga dalam tambonya. Namun untuk wilayah Kepaksian induk tetap bertahan di tempat awal dibentuknya kepaksian. “Sebab sistem adat kita mejong sesuai di hejjongan (duduk sesuai kedudukannya).

Tambo kulit kayu aksara Lampung

Posted by

SekalaBrak

Lokasi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak ISTANA GEDUNG DALOM Kepaksian Pernong terletak di Desa Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat, Lampung Barat yang masih masuk dalam wilayah Provinsi Lampung.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *