Kekhalifahan, Raja-Raja Bertahta di Sidang Saleh

Sidang Saleh/Paksi Pak adalah sebuah kerajaan yang berdiri dari sebelum abad ke-3, Kepaksian Sekala Brak Kuno berlangsung hingga sebelum bulan Rajab 688 Hijriyah, Kerajaan Islam di wilayah Lampung sekarang adalah Kepaksian Sekala Brak yang berdiri pada abad ke-13 Masehi. Salah satu Istananya adalah Istana Gedung Dalom, tempat tinggalnya, Istananya, Pusat Pemerintahannya sang Sultan (SaiBatin) Sejak dahulu tempat tinggalnya sang Sultan ini disebut gedung dalom oleh Pemerintah Hindia Belanda, oleh rakyat dan masyarakat adat, hingga pada saat kemerdekaan Republik Indonesia sampai saat ini sebutan nama terhadap Istana Kepaksian Pernong, Paksi Buay Pernong sekarang dengan sebutan Kerajaan Sekala Brak, Lampung adalah Gedung Dalom, Istana Gedung . Dari tahun 1289 Masehi keturunan Umpu Pernong Gelar Sultan Ratu Buay Pernong  dari garis lurus tidak terputus tertua dari garis Ratu adalah Sebagai Berikut:

      1. (xxx) Ahlul Bait Sayyidina Hussein bin Ali istri Puteri Syahri Banun. keturunan Nabi Muhammad SAW
      2. (xxx-xxx ) Abbasiyah atau Bani Abbasiyah. Kekhalifahan Abbasiyah atau Bani Abbasiyah, keturunan dari Ahlul Bait Sayyidina Hussein menuju pasai.
      3. (671-702 ) Invasi. Aksi militer di mana angkatan bersenjata suatu negara memasuki daerah yang dikuasai oleh suatu negara lain, dengan tujuan menguasai daerah tersebut atau mengubah pemerintahan yang berkuasa.
      4. (xxx-xxx) Tuhan Langit Baruna Wangsa. “Tuhan Langit Baruna Wangsa”. artinya “Penguasa Langit dan Samudra yang berasal dari Dinasti Han”. Asal generasi penerus penguasa Sekala Brak ini dari Bukit Sulang (Gunung Pesagi). Mereka adalah rombongan pertama dari Indo China (Yunan Vietnam) sampai di pulau Swarnadwipa langsung menuju Bukit Sulang.
      5. (xxx-xxxx) Haji Yuwa Rajya Punku Sri Haridewa. Adanya serangan dari tanah jawa terhadap Sumatra, Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena tanah Jawa tidak berhasil membangun pijakan di lemah Sumatra.
      6. (xxxx-xxxx) Invansi. Strategi untuk menyelesaikan perang.
      7. (xxxx). Sultan Bicitram Syah Gelar Raja Maharaja Bicitram Syah , Ia adalah orang yang setia, welas asih, dan penyayang. Ia menyukai tantangan dan memiliki kepribadian yang luwes. Ia ingin hidup dalam damai dan menginginkan kesepadanan intelektual.
      8. (xxxx-xxxx) Sultan Sekala Brak Sultan Iskandar Zulkarnain Gelar Sultan Yang Dipertuan. Peninggalan darI Sultan Yang Dipertuan Tunggul (Tombak) Sultan Iskandar Zulkarnain.
      9. (xxxx-xxxx) Umpu Ratu Mamelar Paksi Gelar Sultan Ratu Mumelar Paksi. Peninggalan dari Sultan Ratu Mumelar Paksi adalah salah satunya, Tunggul (Tombak) Umpu Ratu Mamelar Paksi.
      10. (1145-1225). Maharaja Diraja Umpu Ngegalang Paksi Gelar Sultan Ratu Ngegalang Paksi.Peninggalan dari Sultan Ratu Ngegalang Paksi adalah salah satunya, Tunggul (Tombak) Umpu Ngegalang Paksi.
      11. (1250) Pagaruyung Artinya Negeri (Jambu Lipo) dari sumber tambo Negeri ini dahulunya Ibu kota nya Kerajaan Pagaruyung.
      12. (1225-1305). Sultan Sekala Brak Umpu Pernong Gelar Sultan Ratu Buay Pernong. Peninggalan dari Sultan Ratu Buay Pernong adalah “Rakian Istinjak Darah” , Tongkat Pembesar Negeri, Rakian Naga Batu Handak dan Pusaka-Pusaka Kerajaan. Bertahta (1289)
      13. (1305-1345). Sultan Sekala Brak Umpu Semula Jadi Gelar Sultan Ratu Semula Jadi. Peninggalan dari Sultan Ratu Semula Jadi adalah Tombak Petakha Lima Pusaka-Pusaka Kerajaan
      14. (1345-1385). Sultan Sekala Brak Umpu Ratu Semula Raja Gelar Sultan Ratu Semula Raja. Peninggalan dari Sultan Ratu Semula Raja adalah Tunggung Menang dan Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      15. (1385-1425). Sultan Sekala Brak Umpu Ratu Selalau Sanghyang Sangun Gukhu Gelar Sultan Umpu Ratu Selalau Sanghyang Sangun Gukhu. Peninggalan dari Sultan Umpu Ratu Selalau Sanghyang Sangun Gukhu adalah Pemanohan Setegak Bumi dan Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      16. (1425-1465). Sultan Sekala Brak Umpu Ratu Depati Nyalawati Gelar Sultan Ratu Nyalawati. Peninggalan dari Sultan Ratu Nyalawati adalah Rakian Surya Penantang dan Pedang Semilau dan Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      17. (1465-1505). Sultan Sekala Brak Umpu Ratu Depati Raja Gelar Sultan Ratu Depati. Peninggalan dari Sultan Ratu Depati adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan
      18. (1505-1546). Sultan Sekala Brak Umpu Raja Dunia Gelar Sultan Umpu Diraja, Pada masa itu sekitar Catetan :Ada serangan dari kejauhan dari kerajaan Palembang tampa pemberitahuan tampa ada suatu layaknya pertikaian tiba-tiba menyerang sekala brak, dalam rentang waktu perlawanan ahirnya pasukan Palembang itu bisa di pukul mundur dan kembali. Peninggalan dari Sultan Umpu Diraja adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      19. (1546-1585). Sultan Sekala Brak Umpu Ratu Batin Sesuhunan Gelar Sultan Ratu Sesuhunan. Peninggalan dari Sultan Ratu Sesuhunan adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      20. (1585-1625). Sultan Sekala Brak Umpu Batin Ratu Gelar Sultan Batin Ratu. Peninggalan dari Sultan Batin Ratu adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan
      21. (1625-1665). Sultan Sekala Brak Umpu Raja Dunia Muda Gelar Sultan Maha Raja Muda. Peninggalan dari Sultan Maha Raja Muda adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      22. (1665-1705). Sultan Sekala Brak Pangeran Dingadiraja Gelar Sultan Pangeran Umpu Diraja. Peninggalan dari Sultan Pangeran Umpu Diraja adalah Pusaka-Pusaka Kerajaan.
      23. (1705-1745). Sultan Sekala Brak Pangeran Purba Gelar Sultan Pangeran Purba Jaya. Masa perdagangan dengan Inggris.
      24. (1745-1749). Sultan Sekala Brak Pangeran Alif Jaya Gelar Sultan Pangeran Alif Jaya. Terjadi suatu hubungan antara Sekala Brak dengan Inggeris, Kolonialisme Portugis di Indonesia dan lain sebagainya dalam menjalin hubungan Perdagangan pada beberapa tahun kemudian terjadi pertukaran inggeris dan belanda, Singapure dan Bengkulu Belanda mendapatkan Bengkulu dan Inggeris meninggalkan Bengkulu untuk mendapatkan Singapura suatu hal yang pasti bahwasanya Inggeris tidak pernah menjajah ada beberapa perjanjian baik di Paksi Nyerupa, Bejalan diway, Belunguh dan Kerajaan Kepaksian Pernong Sekala Brak perjanjian Perusahaan Hindia Timur Britania kompeni Inggeris untuk tidak saling menyerang. Kemudian apabila musuh menyerang dari laut kompeni Inggeris yang menghadapi apabila musuh menyerang dari darat Kepaksian Sekala Brak yang menghadapi, pada saat penyerahan pertukaran antara Brngkulu dan Singapure Belanda ini mengklem menyatakan kepada Kepaksian Sekala Brak bahwasanya kami dalam perjanjian ini mendapat mandat dari Inggeris bahwa wilayah Kode 12, Kabupaten Lampung Selatan Kalianda, Kabupaten Tanggamus Kota Agung, Kota Bandar Lampung Teluk Betung, Kabupaten Lampung Timur Soekadana, Kabupaten Lampung Tengah Goenoeng Soegih, Tarabangi, Kabupaten Tulang Bawang Menggala, Kabupaten Lampung Utara Kotaboemi dan termasuk Wilayah Bengkulu adalah jajahan Inggeris yang sudah dikuasai Inggeris karena Kepaksian tidak bisa menerima terjadilah peperangan yang cukup lama didalam sejarah sehingga Kepaksian Sekala Brak dapat dikalahkan.
      25. (1749-1789). Sultan Sekala Brak Pangeran Batin Sekhandak Permaisuri Pinang Gelar Sultan Ratu Simbangan Dalom. Sekala Brak Dibawah Kekuasaan Belanda, masa perang dengan Kolonial Belanda yang memeras rakyat serta  menerapkan politik devide ed impera.
      26. (1789-1829). Pangeran purba jaya  adalah Pangeran Ringgau Gelar Sultan Pangeran Batin Purbajaya Bindung Langit Alam Benggala Ia seorang Sultan Sekala Brak bertahta dari tahun 1789 sampai 1869 Masehi. Pangeran purba jaya menikah dengan putri dari Pangeran Ahmad Fikulun gelar Dipati Cakra Negara. Dipati Cakra Negara adalah pendiri kota Liwa. Ia juga seorang pengajar dan pendakwah yang gigih. Beberapa sumber sejarah mencatat nama Pangeran purba jaya. Keberadaannya juga diakui oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada 1 Juli 1852 Pangeran mendapat anugerah Sandang Mardaheka dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda waktu itu, Mr. G Isaac Bruce/Mr. Duijmaer van Twist (1851-1856). Sandang Mardaheka diberikan karena jasa besar Pangeran purba jaya yang berhasil memadamkan kerusuhan di Muko Muko Bengkulu dan Pasemah Lebar. Bersamaan dengan itu diberikan sebuah tongkat berhulu emas dalam bentuk lambang mahkota (crown), sebilah pedang bertahtakan crown pula dan bintang jasa Diberikan pula pembebasan pajak selama 15 tahun. Bahkan gelar Pangeran diberikan pula kepada keturunan lurus tertua Pangeran purba jaya dalam bentuk besluiit resmi. Belanda juga memberikan gelar tambahan Pangeran purba jaya, yaitu gelar Bindung Langit Alam Benggala. Dan dikemudian hari terbukti apa yang dilakukan Pangeran purba jaya menjadi kebanggan sekaligus bukti bahwa Kepaksian Pernong tidak tunduk pada Belanda. Suatu kisah menyebutkan, suatu waktu ada seorang pejabat Belanda berkunjung ke Liwa dengan meniti kuda masing-masing. Semua Pasirah dan pemimpin adat diminta datang menghadap. Di hadapan pejabat Belanda itu, semua Pasirah dan pemimpin adat turun dari kudanya masing-masing untuk beruluk salam pada sang pejabat Belanda. Tapi Pangeran purba jaya tetap gagah duduk di atas pelana kuda putihnya, menyalami sang pejabat. Ketika ditanya mengapa ia tidak turun dari kuda seperti pemimpin adat lainnya, Pangeran purba jaya dengan tangkas menjawab, “Saya orang merdeka karena diberi sandang Mahardeka, dan saya tetap menyandang gelar Pangeran, bukan Pasirah atau kepala adat.”  Pemberontakan dengan serangan-serangan ke loji-loji Belanda kerap terjadi pada zaman ini, terutama ketegangan pada tahun 1860 pada saat Pangeran purba jaya tidak mau turun dari kuda, Pada saat inilah rumpun bambu di “pekon/desa Kerang Batu Brak, Lampung Barat Kecamatan Batu Brak , Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung dipagar dan diberlakukan ordonasi yang disebut Vrdonasi Van Kerang, karena selalu diambil oleh masyarakat sebagai senjata perang dan dijadikan symbol gaib dalam keberanian menghadapi Belanda pada saat itu. Kisah itu menyiratkan betapa Pangeran purba jaya bisa berpikir dan mencandra jauh ke depan. Ia bagai seorang wali, yang rela mengambil resiko atas dirinya, demi menyelamatkan rakyatnya
      27. (1829-1869). Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Bali Pangeran Hajji Habbiburahman Gelar Sultan Pangeran Sampurna Jaya Dalom Permata Intan. Akan/Ayah dari Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja tahun (1829) Selain Seorang Sultan Beliau, Seorang ulama besar penyebar Islam
      28. (1869-1909). Sultan Sekala Brak Tuan Guru Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja. Seorang ulama besar penyebar Islam, belanda tidak pernah berani menegur beliau menggunakan Gelar Sultan walaupun sejak jaman Pangeran batinsekhandak gelar sultan sudah dilarang oleh pemerintahan belanda. Catetan tentang Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja: Sebab mendapat gelar Harmain untuk sultan memegang kekuasan dan kepemimpinan Saibatin Marga Liwa dan Saibatin Kepaksian Sekala Brak. Dia merupakan cucu kandung Pendiri Marga liwa Pangeran Indrapati Cakra Negara yang mendapat mandat hak kesaibatinan. Selanjutnya sultan Harmain melepas kesaibatinan marga dan kedudukan sebagai kesaibatinan diturunkan kepada Putrinya Tjik Mas yang menikah dengan putra Pasirah Liwa bernama Muhammad Athorid. Kemudian karena memiliki seorang putri Ratu Siti Maisuri, maka kemudia dia menikah dengan Putra kedua Pangeran Haji Suhaimi, Adik Kandung Sultan Maulana Balyan yang bernama H abdul muis, dan ditetapkan sebagai Saibatin marga liwa, merupakan Kebesaran Indra Pari Cakra Negara, Sulta haji Merah Dani saat mulai digunakannya kembali menggunakan Gelar Sultan dalam Kepaksian Sekala Brak setelah dia diberi gelar Sultan oleh Khalifahan Kesultanan Utsmaniyah (Utsmani) sekembalinya dari Istambul sekitar tahun 1899. Saat itu pemerintah colonial tidak berani menegur, karena mengetahui itu pemberian dari sultan Turki Utsmani.(Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja tahun (1909) Akan/Ayah dari Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi).
      29. (1909-1949). Sultan Sekala Brak Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi Permaisuri Hj. Ratu Lela Amrin Gelar Ratu Mas Ria Intan Minak Ghalangan Dalom Ratu Batu Brak Kepaksian Pernong. Catetan :
        1. Pada masa ini pemerintah belanda sudah mulai melunak, salah satunya dengan mengijinkan putranya sekolah di Europa School (ALS) Kemudian jepang berkuasa Pangeran H Suhaimi bersama tiga putranya langsung masuk hutan ber geliria berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
        2. Bupati Perang Lampung Tengah – Wedana Perang Pimpinan perlawanan Rakyat Bukit Kemuning, Front Utara , Wedana Krui.
        3. Pada masa revolusi membentuk API ( Angkatan Pemuda Indonesia ) dan masuk TNI sebagai wedana perang di Lampung Utara, dan sebagai Bupati Perang di daerah Lampung Tengah juga bergerilya di Lampung Selatan.

        Tanda Pahlawan dalam perjuangan Gerilya, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, Satya Lencana dalam ikut menumpas G.30 S/PKI, beliau juga mendapat bintang perak dari Gubernur Hindia Belanda atas jasanya menolong rakyat dari musibah gempa bumi tahun 1933, dan surat penghargaan dari Panglima Balatentara Dainipon di Palembang karena membantu dalam perang Asia Timur Raya tahun 1944-1945. (Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi Akan/Ayah dari Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya Tahun (1949))

      30. (1949-1989). Sultan Sekala Brak Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya Permaisuri Puniakan Ratu Hj. Rochma Syuri Maulana Gelar Ratu Mas Ria Intan Ratu Batu Brak Kepaksian Pernong Catetan :  A. Beliau seorang pejuang kemerdekaan di daerah Palembang dan Lampung, Ikut serta dalam Operasi Andi Selle dan Penumpasan RSM di Maluku Selatan.     B. Perjuangan Kemerdekaan Masa Revolusi umur 16 tahun dengan pangkat VAANDRIG, sebagai komandan front KEMELAK dalam perebutan kota Batu Raja. C. DANTON MOBILE TROOPS, bersama yon 2001 Garuda Hitam, pendaratan di pantai ambon perebutan benteng Victoria. dan pendaratan di Pulau saparua tahun 1950.  D. terakhir di Pemda Provinsi Lampung sebagai Kepala Staf Polisi pamong Praja. – dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar lampung. Akan/Ayah dari Paduka YM SPDB Brigjen. Pol. Drs. H. Pangeran Edward Syahpernong,S.H.,M.H (1991)
      31. (1989-s/d sekarang). Sultan Sekala Brak Paduka Yang Mulya SPDB Drs. H. Pangeran Edward Syah pernong,S.H,. Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan. di Nobatkan Pada Tanggal 20 Mei 1989 dalam suatu Prosesi Adat Tayuh Bimbang Paksi Yang Pertama di Istana Gedung Dalom Kepaksian Pernong Sekala Brak.  Catetan : Putra Tunggal  Puniakan Ratu Ir. Nurul Adiati Gelar Ratu Mas Itton Dalom Ratu Kepaksian Pernong Sekala Brak, Istri dari SaiBatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Drs. Pangeran Edward Syah Pernong,S.H,. Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan, Putra Mahkota Pangeran Alprinse Syah Pernong mendapat gelar dari Raja Di Kerajaan Polong Bangkeng Sulawesi Selatan, Setelah Upacara Penyembelihan kerbau dan dimandikan di Bungung Barania oleh 17 orang Raja di Sulawesi Selatan, diberi Gelar I Terassa Maluku Lauw Bassi Karaeng Barania Ri Polong Bangkeng. Untuk Penobatan setiap Pangeran menjadi Sultan Kepaksian diadakan Upacara Adat/Pesta TAYUH BIMBANG PAKSI. Pada Tanggal 19 Mei 1989, digelar pernikahan dan penobatan Paduka YM SPDB Drs. H. Pangeran Edward Syah pernong,S.H,. Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan. Sultan Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi. keesokan harinya pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 1989, Digelar Tayuh Bimbang Paksi Yang Pertama, yakni penobatan pangeran sebagai Sultan SaiBatin Raja Adat Dikepaksian, Pada tahun 1989, saat SaiBatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Drs. Pangeran Edward Syah Pernong,S.H masih berpangkat Letnan Satuan Polisi, terjadi titik balik dalam proses kehidupannya, masa menyerap pelajaran harus sudah digantikan dengan masa pembuktian dari apa yang dipelajari, Dinamikan dan problematika kehidupan sudah harus dihadapi secara nyata.

Al-Liwa

  • Sumber:
  1. Tambo Kepaksian Pernong
  2. Kajian dan Penelitian Arkeologi.  Ilmu yang mempelajari kebudayaan (manusia) masa lalu melalui kajian sistematis atas data bendawi yang ditinggalkan. oleh Hanggum Jejama dan Komunitas Pencinta Adat dan Budaya Kepaksian.
  3. https://www.youtube.com/watch?v=Wrwhhna-VLs
  4. https://www.youtube.com/watch?v=i9Nb8kIBiok
  5. http://sultanskalabrak23.blogspot.com/2008/12/naik-tahta.html
  6. http://iqbalcesc.blogspot.com/2013/02/silsilah-sai-batin-kepaksian-pernong.html
  7. http://p2k.itbu.ac.id/id3/1-3064-2950/Kepaksian-Sekala-Brak_41700_itbu_p2k-itbu.html

HJJ Sekala Brak

Lokasi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak ISTANA GEDUNG DALOM Kepaksian Pernong terletak di Desa Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat, Lampung Barat yang masih masuk dalam wilayah Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *