KEPAKSIAN di SEKALA BRAK Sultan Iskandar Zulkarnain




Keturunan Umpu Pernong Gelar Sultan Ratu Buay Pernong  dari garis lurus tidak terputus tertua dari garis Ratu.

      1. Sultan Iskandar Zulkarnain Gelar Sultan Yang Dipertuan
      2. Umpu Ratu Mamelar Paksi Gelar Sultan Ratu Mumelar Paksi
      3. Umpu Ngegalang Paksi Gelar Sultan Ratu Ngegalang Paksi
      4. Umpu Ratu Pernong Gelar Sultan Ratu Buay Pernong
      5. Umpu Semula Jadi Gelar Sultan Ratu Semula Jadi (Yang Dipertuan Ke-5)
      6. Umpu Ratu Semula Raja Gelar Sultan Ratu Semula Raja (Yang Dipertuan Ke-6)
      7. Umpu Ratu Selalau Sanghyang Sangun Gukhu Gelar Sultan Umpu Ratu Selalau Sanghyang Sangun Gukhu. (Yang Dipertuan Ke-7)
      8. Umpu Ratu Depati Nyalawati Gelar Sultan Ratu Nyalawati
      9. Umpu Ratu Depati Raja Gelar Sultan Ratu Depati
      10. Umpu Raja Dunia Gelar Sultan Umpu Diraja, Pada masa itu sekitar Catetan :Ada serangan dari kejauhan dari kerajaan Palembang tampa pemberitahuan tampa ada suatu layaknya pertikaian tiba-tiba menyerang sekala brak, dalam rentang waktu perlawanan ahirnya pasukan Palembang itu bisa di pukul mundur dan kembali.
      11. Umpu Ratu Batin Sesuhunan Gelar Sultan Ratu Sesuhunan
      12. Umpu Batin Ratu Gelar Sultan Batin Ratu (Yang Dipertuan Ke-12)
      13. Umpu Raja Dunia Muda Gelar Sultan Maha Raja Muda t
      14. Pangeran Dingadiraja Gelar Sultan Pangeran Umpu Diraja
      15. Pangeran Purba Gelar Sultan Pangeran Purba Jaya masa perdagangan dengan Inggris. (Yang Dipertuan Ke-15)
      16. Pangeran Alif Jaya Gelar Sultan Pangeran Alif Jaya Catetan :Terjadi suatu hubungan antara Sekala Brak dengan Inggeris, Portugis dan lain sebagainya dalam menjalin hubungan perdagangan pada beberapa tahun kemudian terjadi pertukaran inggeris dan belanda, Singapure dan Bengkulu Belanda mendapatkan Bengkulu dan Inggeris meninggalkan Bengkulu untuk mendapatkan Singapure suatu hal yang pasti bahwasanya Inggeris tidak pernah menjajah ada beberapa perjanjian baik di Paksi Nyerupa, Bejalan diway, Belunguh dan Kerajaan Kepaksian Pernong Sekala Brak perjanjian kompeni Inggeris untuk tidak saling menyerang. Kemudian apabila musuh menyerang dari laut kompeni Inggeris yang menghadapi apabila musuh menyerang dari darat Kepaksian Sekala Brak yang menghadapi, pada saat penyerahan pertukaran antara Brngkulu dan Singapure Belanda ini mengklem menyatakan kepada Kepaksian Sekala Brak bahwasanya kami dalam perjanjian ini mendapat mandat dari Inggeris bahwa wilayah Kode 12, Kalianda, Kota Agung, Teluk Betung, Soekadana, Goenoeng Soegih, Tarabangi, Menggala, Kotaboemi dan termasuk Wilayah Bengkulu adalah jajahan Inggeris yang sudah dikuasai Inggeris karena Paksi Pak tidak bisa menerima terjadilah peperangan yang cukup lama didalam sejarah sehingga Kepaksian Sekala Brak dapat dikalahkan.
      17.  Pangeran Batin Sekhandak Permaisuri Pinang Gelar Sultan Ratu Simbangan Dalom,  Sekala Brak Dibawah Kekuasaan Belanda, masa perang dengan Kolonial Belanda yang memeras rakyat serta  menerapkan politik devide ed impera.
      18. Yang Dipertuan Pangeran Ringgau Gelar Sultan Pangeran Batin Purbajaya Bindung Langit Alam Benggala Permaisuri Siti Habibah Gelar Ratu Pemuka Agung , pada masa kepemimpinan Sultan Pangeran Batin Purbajaya Bindung Langit Alam Benggala beliau dapat menyelesaikan Komflik yang tenjadi di rejang lebong dan pesemah lebar, atas kesuksesan tersebut pemerintah belanda menganugerahkan SANDANG MERDEKA Kepada Kepaksian Sekala Brak dimerdekakan selama 14 tahun, mengurus pemerintahan sendiri, di bebaskan dari pajak bumi dang awe raja, Pemberontakan dengan serangan-serangan ke loji-loji Belanda kerap terjadi pada zaman ini, terutama ketegangan pada tahun 1860 pada saat pangeran ringgau tidak mau turun dari kuda, Pada saat inilah rumpun bambu di “pekon/desa Kerang dipagar dan diberlakukan ordonasi yang disebut ordonasi van kerang, karena selalu diambil oleh masyarakat sebagai senjata perang dan dijadikan symbol gaib dalam keberanian menghadapi Belanda pada saat itu.
      19.  Yang Dipertuan Bali Pangeran Hajji Habbiburahman Gelar Sultan Pangeran Sampurna Jaya Dalom Permata Intan Permaisuri Siti Nurpipah Gelar Ratu Hj Siti Khodijah. (yang dipertuan ke-19) Akan/Ayah dari Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja  Selain Seorang Sultan Beliau, Seorang ulama besar penyebar Islam).
      20. Pangeran Dalom Merah Dani Gelar Sultan Makmur Dalom Natadiraja Permaisuri Rikna Duaya Gelar Ratu Hajjah Siti Fatimah, (yang dipertuan ke-20) Selain Seorang Sultan Beliau, Seorang ulama besar penyebar Islam, belanda tidak pernah berani menegur beliau menggunakan Gelar Sultan walaupun sejak zaman Pangeran batinsekhandak gelar sultan sudah dilarang oleh pemerintahan belanda.Catetan :Sebab mendapat gelar Harmain untuk sultan memegang kekuasan dan kepemimpinan Saibatin Marga Liwa dan Saibatin Kepaksian Sekala Brak. Dia merupakan cucu kandung Pendiri Marga liwa Pangeran Indrapati Cakra Negara yang mendapat mandat hak kesaibatinan. Selanjutnya sultan Harmain melepas kesaibatinan marga dan kedudukan sebagai kesaibatinan diturunkan kepada Putrinya Tjik Mas yang menikah dengan putra Pasirah Liwa bernama Muhammad Athorid. Kemudian karena memiliki seorang putri Ratu Siti Maisuri, maka kemudia dia menikah dengan Putra kedua Pangeran Haji Suhaimi, Adik Kandung Sultan Maulana Balyan yang bernama H abdul muis, dan ditetapkan sebagai Saibatin marga liwa, merupakan Kebesaran Indra Pari Cakra Negara, Sulta haji Merah Dani saat mulai digunakannya kembali menggunakan Gelar Sultan dalam Kepaksian Sekala Brak setelah dia diberi gelar Sultan oleh Kkhalifahan Utsmani sekembalinya dari Istambul sekitar tahun 1899. Saat itu pemerintah colonial tidak berani menegur, karena mengetahui itu pemberian dari sultan turki Utsmani. Akan/Ayah dari Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi.
      21. Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi Permaisuri Hj. Ratu Lela Amrin Gelar Ratu Mas Ria Intan Minak Ghalangan Dalom Ratu Batu Brak Kepaksian Pernong, (yang dipertuan ke-21). Catetan :
        1. Pada masa ini pemerintah belanda sudah mulai melunak, salah satunya dengan mengijinkan putranya sekolah di Europa School (ALS) Kemudian jepang berkuasa Pangeran H Suhaimi bersama tiga putranya langsung masuk hutan ber geliria berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
        2. Bupati Perang Lampung Tengah – Wedana Perang Pimpinan perlawanan Rakyat Bukit Kemuning, Front Utara , Wedana Krui.
        3. Pada masa revolusi membentuk API ( Angkatan Pemuda Indonesia ) dan masuk TNI sebagai wedana perang di Lampung Utara, dan sebagai Bupati Perang di daerah Lampung Tengah juga bergerilya di Lampung Selatan.

        Akan/Ayah dari Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya Tahun (1949).

      22. Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya Permaisuri Puniakan Ratu Hj. Rochma Syuri Maulana Gelar Ratu Mas Ria Intan Ratu Batu Brak Kepaksian Pernong, (yang dipertuan ke-22) Catetan :  A. Beliau seorang pejuang kemerdekaan di daerah Palembang dan Lampung, Ikut serta dalam Operasi Andi Selle dan Penumpasan RSM di Maluku Selatan.     B. Perjuangan Kemerdekaan Masa Revolusi umur 16 tahun dengan pangkat VAANDRIG, sebagai komandan front KEMELAK dalam perebutan kota Batu Raja. C. DANTON MOBILE TROOPS, bersama yon 2001 Garuda Hitam, pendaratan di pantai ambon perebutan benteng Victoria. dan pendaratan di Pulau saparua tahun 1950.  D. terakhir di Pemda Provinsi Lampung sebagai Kepala Staf Polisi pamong Praja. – dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar lampung. Akan/Ayah dari Paduka YM SPDB Brigjen. Pol. Drs. H. Pangeran Edward Syahpernong,S.H.,M.H (1991)
      23. Paduka Yang Mulya SPDB Drs. H. Pangeran Edward Syah pernong,S.H. Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 di Nobatkan Pada Tanggal 20 Mei 1989 dalam suatu Prosesi Adat Tayuh Bimbang Paksi Yang Pertama di Istana Gedung Dalom Kepaksian Pernong Sekala Brak.                                                                                  Catetan : Putra Tunggal  Puniakan Ratu Ir. Nurul Adiati Gelar Ratu Mas Itton Dalom Ratu Kepaksian Pernong Sekala Brak, Istri dari SaiBatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Drs. Pangeran Edward Syah Pernong,S.H. Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23, Putra Mahkota Pangeran Alprinse Syah Pernong mendapat gelar dari Raja Di Kerajaan Polong Bangkeng Sulawesi Selatan, Setelah Upacara Penyembelihan kerbau dan dimandikan di Bungung Barania oleh 17 orang Raja di Sulawesi Selatan, diberi Gelar I Terassa Maluku Lauw Bassi Karaeng Barania Ri Polong Bangkeng. Untuk Penobatan setiap Pangeran menjadi Sultan Kepaksian diadakan Upacara Adat/Pesta TAYUH BIMBANG PAKSI. Pada Tanggal 19 Mei 1989, digelar pernikahan dan penobatan Paduka YM SPDB Drs. H. Pangeran Edward Syah pernong,S.H. Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 keesokan harinya pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 1989, Digelar Tayuh Bimbang Paksi Yang Pertama, yakni penobatan pangeran sebagai Sultan SaiBatin Raja Adat Dikepaksian, Pada tahun 1989, saat SaiBatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Drs. Pangeran Edward Syah Pernong,S.H masih berpangkat Letnan Satuan Polisi, terjadi titik balik dalam proses kehidupannya, masa menyerap pelajaran harus sudah digantikan dengan masa pembuktian dari apa yang dipelajari, Dinamikan dan problematika kehidupan sudah harus dihadapi secara nyata.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *