Latar Belakang GUNUNG PESAGI

Gunung Pesagi, dikenal sebagai salah satu dari 5 gunung yang ada di Provinsi Lampung. dari beberapa gunung pesagi adalah gunung yang mempunyai puncak paling tinggi yang ada di Tanah Lampung. Ketinggian puncak dari gunung ini mencapai 2.262 mdpl pesagi lunik, sedangka untuk pesagi balak 3.221 mdpl bila diukur dari atas permukaan laut. Lokasi Gunung Pesagi sendiri terletak diantara kecamatan Belalau, Batu Brak, Balik Bukit yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh para ahli arkeologi, Gunung Pesagi merupakan tempat bermukim awal yang disebut Suku Tumi yang menganut paham animisme, merupakan cikal bakal Sekala Brak kuno yang berdiri sekitar jauh sebelum abad Ke 3 Masehi. Sekala Brak Kuno adalah Kerajaan tertua di Tanah Lampung penduduk yang berada dibawah kekuasaan Kerajaan Sekala Brak Kuno inilah yang merupakan nenek moyang dari etnis asli Suku Lampung.

Penyebaran agama Islam masuk ke Kerajaan yang ada di Tanah Lampung ini pada sekitar abad Ke-13 Masehi. Penyebaran agama Islam diperkirakan dimulai sejak tahun 1289 Masehi (29 Rajab 688 H), dengan raja terakhir Kerajaan Sekala Brak kuno yang beraliran animisme, Ratu Sekaghummong. Secara politik kekuasaan Kerajaan Sekala Brak Kuno  yang menganut ajaran Animisme ini berhasil ditaklukkan, Hal ini ditandai dengan terbunuhnya Ratu Sekaghummong  dengan menggunakan Rakiyan Istinja Darah yang menolak ajaran islam. Ratu Sekaghummong adalah seorang laki-laki.  Ajaran Islam masuk ke Kerajaan Sekala Brak dibawa oleh Empat Umpu yang bernama:

1. Umpu Pernong

2. Umpu Nyerupa

3. Umpu Bejalan Diway dan

4. Umpu Belunguh

Mereka membuat satu kemufakatan diatas Gunung Pesagi untuk menjadikan Sekala Brak sebagai satu negeri yang dibagi menjadi Empat wilayah bagian, yang kemudian dikenal sebagai Empat Kepaksian/ Empat Ke Khalifahan, Paksi artinya Tinggi, Empat pemegang pucuk tertinggi didalam adat ke Empat Sultan ini Tidak Bersekutu Berpisah tidak Bercerai, mulai berdirinya Kepaksian Sekala Bkhak ditancapkan PANJI SYAHADATAIN diatas puncak Gunung Pesagi Mulailah Menjadi Kepaksian Sekala Bkhak diperkirakan Pada hari Rabu 24 Agustus 1289 Masehi (29 Rajab 688 H). Kepaksian Sekala Bkhak (Brak) adalah yang membawa islam dan masuk melalui sebelah barat Tanah Lampung.

Keturunan Umpu Ratu kedatangan AL-Mujahid dari Pasai pesisir pantai utara Sumatra, Keturunan Sultan Iskandar Zulkarnain Gelar Sultan Yang Dipertuan, Sampainya-n di Pagaruyuang, kemudia setelah berdirinya salah satu Kerajaan di Pagaruyung, dari Pagaruyung Empat Umpu dari keturunan anak Raja tersebut beranjak ke Muko Muko menyebarkan agama Islam. Setelah itu Sekala Brak Kuno ditaklukan oleh Empat Umpu yang menolak ajaran agama islam kemudian mengislamkan Sekala Bkhak kuno dan mendirikan monarki yang disebut Kepaksian Sekala Brak, Yang berada di Empat Titik Kebesaran, yaitu pada Kepaksian Pernong terletak di kaki Gunung Pesagi di HANIBUNG Kecamatan Batu Brak, Kab. Lampung Barat (Gunung tertinggi di tanah Lampung), Kepaksian Nyerupa berada di Tampak Siring, Kepaksian Bejalan Di Way berada di puncak, Kepaksian Belunguh berada di Tanjung Menang. Bahkan diceritakan bahwa letak Istana Gedung Dalom  setelah dari sekitaran hanibung berpindah sejauh sekitar 18 kilometer dari sekitaran hanibung. Kemudian Istana Gedung Dalom berpindah kembali sekitar sejauh 15 kilometer dari Istana Gedung Dalom saat ini yang berdiri di Batu Brak, Berpindahnya Istana Gedung Dalom itu dari kejauhan sekitar 15 kilometer tidak dicopot atau dibongkar dulu melainkan diangkat ramai-ramai dan dibawa perlahan-pelahan menuju lokasi sekarang Selama 1 (satu) Tahun kisaran tahun 1899.

Posted by

SekalaBrak

Lokasi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak ISTANA GEDUNG DALOM Kepaksian Pernong terletak di Desa Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat, Lampung Barat yang masih masuk dalam wilayah Provinsi Lampung.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *