Juli 2, 2022

Sekala Brak.Com

Syiber Media CFJ RASINDO Group

Pangeran Maulana Balyan

Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya

Foto Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya

Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya adalah Sultan Sekala Brak Paksi Pernong bertahta 1949-1989 Masehi, dan Pahlawan dari tanah Lampung. Pangeran Maulana Balyan gelar Sultan Sempurna Jaya Bin Pangeran Soehaimi, Sai Batin Sekala Brak Pangeran Maulana Balyan gelar Sultan Sempurna Jaya Bin Pangeran Soehaimi, SaiBatin Kerajaan Sekala Brak adalah pelaku sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Ia dimakamkan sebagai kusuma bangsa bersama ayah dan adik – adiknya di Taman Makam Pahlawan Bandar Lampung. Drama perjuangan Pangeran Maulana Balyan menjadi rangkaian penutup upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Barat, Senin 17 Agustus 2015, yang dibawakan oleh SMA N Liwa.

Sebelum masuk militer, Pangeran Maulana Balyan menempuh pendidikan di sekolah orang-orang Belanda (European Larger Schoole). Hanya ada dua pribumi yang bersekolah di sana waktu itu, salah satunya adalah Pangeran Maulana Balyan. Tidak heran, Pangeran Maulana Balyan, fasih berbahasa Belanda. Banyak sinyo-sinyo dan noni-noni Belanda yang suka berkunjung ke kediamannya sebagai sesama teman. Selain di ELS, Pangeran Maulana Balyan juga mengikuti pendidikan militer di Batusangkar bersama-sama dengan Maraden Panggabean (terakhir Jenderal), Ramli (kemudian Direktur PT Timah Bangka), Bustanil Arifin (kemudian Menteri Koperasi/Ka Bulog) dan lain-lain.

Pangeran Maulana Balyan memang dididik dizaman Belanda, tetapi semangat nasionalismenya tak pernah luntur. Ia terlibat dalam banyak pertempuran di berbagai front ketika menentang Belanda maupun Jepang. Pangeran Maulana Balyan adalah salah satu perwira tempur yang diterjunkan pertama di garis depan dalam pertempuran di Ambon untuk menumpas pergolakan di sana. Amir Machmud (kemudian Jenderal/Mendagri) termasuk salah satu rekan yang bertugas di Ambon kala itu. Ibaratnya, kenyang tempur di berbagai front. Darah nasionalisme yang mengalir dalam diri Pangeran Maulana Balyan terus diwariskan, sehingga anak cucunya mengabdi untuk bangsa dan negara lewat berbagai disiplin ilmu, Bhayangkara, Pendidikan juga bidang Kesehatan. Cucunya yg berprestasi untuk [[Indonesia]] diantaranya, Dalom Putri Regina juara 1 dalam Kompetisi Debat Hukum tingkat Asia tahun 2012, lalu Tahun 2017 cucunya yg Medical Challenge di Thailand. bernama Rama meraih medali emas kategori individu pada International. (Didapat dari sumber terpercaya)